imamrasyidi

September 4, 2006

Lebanon, Palestina, Israel dan Kita

Filed under: Uncategorized - Administrator @ 11:59 am

Saat ini Israel kembali mengusik perasaan kaum muslim di seluruh dunia. Reaksinya seperti biasa kutukan datang dari kaum muslim. Bagi seorang muslim, memang keterlaluan kalau tidak merasakan kegeraman atas kelakuan Israel terhadap muslim di Palestina dan Lebanon. Tapi buat saya berhenti pada kegeraman tidak menyelesaikan masalah walaupun memang masalahnya baru akan selesai pada jangka panjang malah mungkin sangat panjang. Tapi kalau kita berhenti pada geram, maka permasalahan ini akan terus berlanjut sampai cucu kita bercucu lagi. Alangkah sedihnya nasib kaum muslim, padahal dulu berjaya dan jadi penguasa dunia.

Kalau saya bilang ini seperti anak kecil yang marah ke orang dewasa kemudian mencoba memukul orang dewasa tersebut. Buat orang dewasa ini kemarahan dan pukulan anak kecil itu jadi lelucon yang lucu. Bisa reaksinya pura-pura kesakitan, mengelak dengan mudah sambil terus meledek atau diam aja dipukul karena memang nggak sakit.

Sebenarnya ini sama dengan kita marah ke Australia.Dimana setelah dibujuk mau dikasih bantuan diam lagi. Ya seperti anak kecil marah karena tidak diajak pergi oleh orang tuanya, kemudian waktu orang tua ini pulang dibelikan es krim, marahnya hilang lagi.

Kenapa situasinya bisa seperti ini. Jawabannya karena kita tidak punya kekuatan teknologi, ekonomi maupun ilmu pengetahuan. Kemudian kenapa kita tidak punya kekuatan itu semua. Jawabannya merupakan kajian para ilmuwan sejarah Islam yang sampai saat ini belum juga tuntas.

Buat saya jawabannya sederhana, pertama karena korupsi masih merajalela dan kedua hal yang lain-lainnya. Jawaban yang kedua saya rasa susah buat kita untuk menyamakan persepsi. Tapi jawaban pertama rasanya sudah menjadi kesimpulan umum.

Mengutuk tindakan Israel menurut saya merupakan jawaban jangka pendek dari tindakan sewenang-wenang Israel dan sekutunya. Tapi kalau kita cuma mengutuk maka kelakuan kita seperti anak kecil di atas. Menurut saya apabila kita terlalu terpaku dengan jangka pendek maka kita akan susah terus, apabila kita terpaku dengan jangka panjang, mungkin kita tidak bisa melihat esok hari.

Sebagai muslim kita mesti seperti Robinson Crusoe yang akhirnya bisa keluar dari kungkungan pulau dimana dia terdampar. Dia melakukan itu dengan cara menyeimbangkan antara kepentingan jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek harus makan hari itu juga. Jangka panjang harus investasi untuk bisa merdeka keluar dari kungkungan pulau dimana dia terdampar.

Jawaban jangka panjang dari solusi seperti ini adalah bahwa kita harus jadi penguasa dunia. Topik kejayaan Islam memang bisa jadi topic yang menyeret kita pada perbedaan pendapat. Jawaban standar dari persoalan ini adalah bahwa kita harus kembali kepada Quran dan Hadis. Saya rasa pernyataan ini harus dielaborasi dengan lebih spesifik sehingga umat menjadi lebih jelas dengan apa yang harus dilakukan untuk menjadi bagian masyarakat dunia yang memiliki bargaining power yang lebih tinggi dari sekarang.

Tapi baiklah saya tidak mau bikin persoalan jadi ruwet. Kita bikin sederhana saja. Berantas korupsi, kembalikan duit rakyat untuk membuat sekolah yang bagus, jalan yang bisa menjangkau sampai pelosok desa, listrik dan telepon ada di desa terpencil sekalipun, rumah sakit murah untuk semua lapisan masyarakat dan kebutuhan dasar lainnya. Seandainya kita turut bersatu padu berkonsentrasi pada ini semua maka umat Islam di Indonesia akan bisa lebih maju, pintar dan akhirnya bisa lebih berperan dalam perdamaian dunia.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://imamrasyidi.blogsome.com/2006/09/04/lebanon-palestina-israel-dan-kita/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King