imamrasyidi

April 26, 2007

strong government

Filed under: Uncategorized - Administrator @ 10:57 am

Saya agak terganggu dengan ucapan Jusuf Kalla bahwa
tujuan utama kita bernegara adalah kemakmuran dan
bukan demokrasi. Dia memberikan contoh bahwa Singapura
dan China tidak demokratis tapi perekonomiannya maju
pesat. Sementara India demokratis tetapi ekonominya
begitu-begitu aja.

Perkataan ini kalau kita lihat sejenak kelihatannya benar
tapi kalau kita renungkan dengan baik ada kelemahan
yang dapat kita ajukan. Pertama, berapa banyak negara
di dunia yang demokratis tapi miskin dan berapa banyak
negara yang kuat tapi kaya dibandingkan dengan negara
demokratis dan kaya dan negara kuat tapi miskin.
Mayoritas negara Barat adalah negara demokratis dan
kaya dan banyak sekali pemerintahan yang otoriter dan
rakyatnya miskin. Jadi kalau kita main probabilita
maka probabilita yang dikemukan pak Jusuf Kalla jauh
lebih kecil daripada probabilita sebaliknya.

Kedua adalah pemerintahan yang terlalu mendominasi
yang dipimpin oleh rezim yang korup juga akan
menyebabkan kesengsaraan rakyat. Tentu saja banyak
sekali contohnya yaitu negara-negara yang terletak di
benua Afrika sana atau di Myanmar.

Kalau rezim yang berkuasa dalam pemerintahan yang
otoriter adalah rezim yang bersih dan amanah, mungkin
akan terjadi negara seperti Singapura dan Malaysia.
Tapi kalau yang berkuasa seperti rezim orde baru babak
akhir maka pertumbuhan ekonomi yang tinggi
berlandaskan pondasi yang tidak kuat sehingga dengan
serangan para spekulan valas rontoklah ekonomi kita.

Selain itu juga jangan lupa China sudah lama sekali
otoriter malah sekarang lebih lembut dari sebelumnya
tapi malah sekarang ekonominya lebih maju.Kita juga
tahu bahwa pemimpin China (siapa dan yang mana
orangnya saya lupa) ada yang mengatakan sediakan saya
1000 peti mati …. dst, yang intinya pemberantasan
korupsi akan diutamakan.

Ketiga, pemerintahan yang otoriter sebenarnya
mengasumsikan bahwa yang berkuasa lebih tahu dalam
segala hal daripada rakyat yang dipimpinnya. Dalam
negara yang demokratis, perdebatan adalah menu utama.
Oposisi bisa mendebat pemerintahan yang berkuasa.
Rakyat bisa juga mensuarakan idenya melalui
acara-acara di surat kabar, televisi, radio, internet
dsb. Kecuali yang berkuasa orang yang sangat sempurna
(yang tentu saja tidak) maka pemerintahan yang
otoriter secara teoritis akan menghasilkan negara yang
mediocre dan kalaupun maju cenderung tidak akan
menghasilkan kejayaan bangsa yang berlangsung lama.

Walaupun demikian okelah negara ini dipimpin
pemerintahan yang otoriter tapi apakah Bapak Jusuf
Kalla bisa menjamin bahwa Bapak tidak memanfaatkan
posisi Bapak untuk lebih melimpahruahkan kekayaan
Bapak?

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://imamrasyidi.blogsome.com/2007/04/26/strong-government-2/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King