imamrasyidi

October 20, 2008

vote for me

Filed under: Uncategorized - Administrator @ 2:05 am

Saya cuma mau niru tulisan Stanley Bing di Fortune dengan judul yg sama dgn di atas. Kan ada yg bilang if you can not make it, fake it. Kalau nggak salah ini saya baca dari teman facebook saya. Saya cuma mau nambahin fake it with style.

Saya rasa jadi presiden adalah pekerjaan yg cukup membosankan apalagi kalau mesti berdebat dgn McCain. Mungkin saya akan menguap dengan serius, melamun sambil membayangkan saya ada di dunia lain atau ngedumel sewot krn lawan debat yg nggak nyambung tetapi terlihat sangat pede bahkan menyerang terus.

Seperti berkarir di tempat lain, kadang2 yg terbaik belum tentu yg paling beruntung. Demikian juga di politik, bisa jadi orang yg paling beruntunglah yg akhirnya terpilih jadi yg terbaik. Ini bisa terjadi di negara manapun bahkan di negara maju yg banyak menghasilkan pemenang Nobel, pengirim manusia terbanyak ke luar angkasa dan tempat lahirnya perusahaan pembuat software computer tersebsar di dunia.

Kalau anda pernah tinggal di negara maju maka anda akan tahu bahwa politisi bukanlah orang yg terpandai di negara tsb. Tapi kalau kita tinggal di  negara berkembang dan anda merasa bahwa presiden dari suatu negara maju tsb terlihat sedemikian telmi berarti parah bener itu presiden. Saya nggak usah nyebutin siapa presiden itu, saya rasa anda bisa menebaknya.

Sekarang kita ngomongin negara sendiri aja deh. Walaupun saya tidak suka bagian yg membosankan dr pekerjaan seorang presiden tapi saya juga ingin merasakan nikmatnya jadi orang paling penting di negara ini dan yang paling utama adalah merasakan nikmatnya tidak pernah mengalami macet.

Disini saya akan mencoba menjual diri saya kepada anda semua untuk memilih saya jadi presiden berikutnya dari negara gemah ripah loh jinawi ini. Saya akan memakai templatenya Stanley Bing untuk menilai diri sendiri dan menyajikannya untuk anda.

Age: Saya nggak tua nggak muda tapi kadang2 merasa tua atau merasa muda. Kalau saya jalan2 ke mall maka saya merasa muda tapi kalau ada di rumah ya saya jadi merasa tua.

Health: Kesehatan saya memang tidak prima karena saya tidak suka olahraga dan suka makan semau-maunya. Tapi negara kita toh pernah dipimpin oleh tokoh tua yg kesehatannya sebanding dgn usianya dan presiden yg pernah kena stroke.

Political posts held: Saya pernah jadi sekretaris junior RT di tempat saya tinggal sekarang. Menurut saya jadi ketua RT lebih susah drpd jadi presiden. Jadi RT tidak dibayar malah ngeluarin duit. Sementara itu jadi RT tidak punya aparat dan hukum yg bisa digunakan utk melaksanakan kebijakan yg telah ditetapkan. Jadi RT juga kan dipilih langsung, krn itu saya bisa naik pangkat dan memilih jadi RT atau jadi presiden yg sama2 dipilih langsung.

Military background: Mungkin jadi masalah. Saya memang tdiak terlihat cocok memakai baret atau pet tentara. Tapi toh saya sudah punya koneksi tetangga di tempat saya tinggal yg masih tentara aktif.

Economic issues: Latar belakang pendidikan dan pengalaman saya sebagai dosen di almamater sangat membantu dalam memahami permasalahan ekonomi di negara kita yg menurut saya persoalan utamanya bukan di ekonomi.

Foreign policy: Dengan Malaysia saya akan mengajak negara itu utk merger (krn saya punya latar belakang pasar modal) dengan negara kita sehingga mereka tdk perlu lagi pusing kalau mereka ingin mengakui bahwa lagu rakyat kita adalah juga lagu rakyat mereka. Sementara itu kita bisa serahkan pengelolaan turisme ke tangan tenaga ahli Malaysia tanpa mesti membayar gaji mereka dalam ringgit yg udah pasti selalu lebih mahal dr rupiah. Dgn USA saya akan bilang belajarlah demokrasi dr kita. Negara ini pernah punya presiden wanita dan seorang tuna netra.

Temperament: Saya memang terlihat sabar, tenang dan bisa mengontrol emosi. Tapi sebenarnya itu karena saya tidak punya pilihan lain. Orang yg cukup dekat dengan saya akan tahu saya bisa lebih tidak sabar, menyebalkan dan mudah jengkel terhadap orang2 yg berada di bawah kendali saya.

Personal history: Hmmmm, saya akui saya punya sejarah yg tidak pantas dikemukakan disini. Tapi toh kalau memilih orang jujur tapi nggak bisa apa2 juga percuma kan?

Insincerity potential: Saya akan mau makan nasi aking, berbecek-becek di sawah, mengangkat barang bawaan pemudik, ngobrol dengan pengamen dan tunawisma selama ada kamera yg meliput.

Personal appearance: Ini memang masalah. Saya tidak suka menyisir rambut karena itu saya memilih berpenampilan BSc (Botak Sengaja caileee).

Capacity to think on my feet: Pengalaman saya sebagai dosen dan peneliti akan membantu saya untuk bicara memukau dengan memakai campuran antara bahasa Inggris, istilah teknis ilmiah dan teori2 canggih yg sebenarnya cuma bisa saya pakai tanpa tau dasar reasoningnya.

Tenacity, Ambition and Drive: Saya nggak ngerti apa maksud tenacity dan drive. Tapi yg pasti saya tidak berambisi krn kalau saya jujur bilang saya berambisi maka orang akan alergi kepada saya. Lebih baik sebut saya memiliki visi.

Vision for the country: Visi saya adalah menjadikan negara ini makmur, adil, gemah ripah loh jinawi, ing madyo mangun karso, hijau royo2 dll. Pokoknya yg baik2 ajalah.

Sekarang anda sudah mengenal saya, maukah anda memilih saya? Saya kadang2 orangnya jujur lho (apalagi kalau nyonya tidak disamping saya).

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://imamrasyidi.blogsome.com/2008/10/20/vote-for-me/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King